Pemanfaatan Dana Desa untuk Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19

7 bulan lalu 440
Imam Masjid Istiqlal Imbau Umat Islam Tidak Lakukan Kegiatan Berjemaah

Jakarta, 21 Maret 2020– Pemerintah desa dapat memanfaatkan dana desa untuk mencegah dan menangani penyebaran coronavirus disease 2019 atau COVID-19. Pada upaya pencegahan pemerintah desa menggunakan dana untuk mengedukasi masyarakat di wilayahnya.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid mencontohkan pemerintah desa dapat melakukan kampanye pola hidup sehat dan bersih.

“Artinya, bahwa telah memberikan peluang kepada desa agar bisa menggunakan dana desa untuk kita menjaga mencegah berbagai macam aspek, khususnya terkait dengan meluasnya COVID-19,” tambah Taufik, Sabtu (21/3).

Taufik menyampaikan bahwa pemerintah desa juga dapat menggunakan dana desa untuk penanganan COVID-19. Penggunaan dana dapat disesuaikan dengan tingkat eskalasi yang ada di wilayah.

“Oleh sebab itu. kepada seluruh jajaran pemerintah desa, kepala desa, badan permusyawaratan desa (BPD), dan perangkat desa, bahkan tokoh-tokoh masyarakat, kami menghimbau untuk segera melakukan langkah-langkah persiapan dan antisipasi dengan tetap pedomani instruksi dari gugus tugas yang ada di daerah sehingga penggunaan dan kebutuhan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan skala yang dialami oleh masyarakat semua,” pesan Taufik.

Terkait dengan administrasi dan akuntabilitas, Taufik meminta jajaran pemerintah desa untuk mempercepat penyiapan dokumen administrasi. Ini dibutuhkan untuk persyaratan pencairan dana desa. Tahun ini pencairan melalui transfer dari rekening kas umum negara ke rekening kas desa.

Taufik juga menekankan kerja sama dan koordinasi yang baik pemerintah desa, BPBD, pemerintah kabupaten dan dinas terkait, khususnya perubahan anggaran desa atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Terkait dana desa, pencairan secara bertahap disesuaikan dengan syarat-syarat yang telah dipenuhi oleh pemerintah desa.

“Jajaran pemerintah desa supaya mempercepat syarat-syarat pencairan dana desa karena untuk tahun ini, tahap pertamanya 40%, tahap kedua 40%, dan tahap ketiga 20%.  Tahap pertama 40% kurang lebih ada Rp 28,8 triliun,” ujar Taufik.

Alokasi dana didistribusikan untuk 74.953 desa di 434 kabupaten dan kota di Indonesia. Dana desa yang diperoleh oleh pemerintah desa dapat segera untuk mengantisipasi, mencegah, sekaligus menangani luasnya dampak penyebaran  COVID-19

# # #

Agus Wibowo

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB

 


Utilization of Village Fund to Prevent and Mitigate the Spread of COVID-19

 

Jakarta, 21 March 2020. – Village governments can start utilizing village fund to prevent and mitigate the spread of coronavirus disease 2019 or COVID-19. Village governments can use a portion of the fund for public education as preventive measures.

According to the Director General of Development and Village Community Empowerment Taufik Madjid,  village authorities can conduct healthy and hygienic lifetstyle as an example.

“The national government has given the opportunities to villages to use the fund for preventive measures, especially related to coronavirus,” Taufik said on Saturday (21/3). He added that village authorities can also use the village fund for mitigation of COVID-19. The fund allocation can be adjusted to the level of escalation.

“Therefore, we call out to village governments village leaders, Village Consultative Board (BPD), and village apparatus, even to public figures, to immediately take preparatory and anticipative actions by complying to instructions from regional taskforce. The fund allocation should be indicative to the needs and scale to each village,” Taufik said.

Regarding to administration and accountability, Taufik asked village governments to accelerate the preparation of administrative documents needed as a requirement for village fund disbursement. This year, the fund will be transferred from the public treasury to village cash account.

Taufik also emphasized the good cooperation and coordination among the village governments, Regional Disaster Mitigation Agency (BPBD), district government and related agencies, particularly changes in the Village Income and Expenditure Budget (APBDes).

Regarding to village funds, disbursements are gradually adjusted to conditions that have been met by the village government.

“The village governments should accelerate the conditions for the disbursement of village funds because for this year, the first phase is 40 percent, the second is 40 percent, and the third is 20 percent. In the first phase, the 40 percent amounts to approximately Rp.28.8 trillion, “said Taufik.

Alokasi dana didistribusikan untuk 74.953 desa di 434 kabupaten dan kota di Indonesia. Dana desa yang diperoleh oleh pemerintah desa dapat segera untuk mengantisipasi, mencegah, sekaligus menangani luasnya dampak penyebaran  Covid-19.

The allocation of funds was distributed to 74.953 villages in 434 districts and cities in Indonesia. Village funds obtained by the village government can immediately be used to anticipate, prevent, and at the same time address the extent of the impact of the spread of Covid-19.

# # #

Agus Wibowo

Head of Data Division, Center for Data, Information and Public Relations of BNPB

The post Pemanfaatan Dana Desa untuk Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 appeared first on Covid19.go.id.

Baca Sumber Berita